BRMP SDLP Sosialisasikan SNI 9415:2025 Standar Pengamatan Iklim
Bogor, 10 Februari 2026 – Balai Perakitan dan Modernisasi Sumber Daya Lahan Pertanian (BRMP SDLP) bersama Balai Perakitan dan Pengujian Agroklimat dan Hidrologi Pertanian (BRMP Agroklimat) sukses menggelar sosialisasi online perdana tahun 2026 tentang SNI 9415:2025 yang mengatur standar pengamatan dan pengelolaan data iklim untuk pertanian.
Acara yang diikuti 430 peserta dari berbagai daerah ini dibuka oleh Kepala BRMP Agroklimat, Dr. Rima Purnamayani dan menghadirkan Dr. Kharmila Sari sebagai narasumber untuk menjelaskan pentingnya data iklim akurat—seperti curah hujan, suhu udara, kelembaban, dan kecepatan angin—dalam membantu petani menentukan waktu tanam, mengantisipasi hama, dan meningkatkan produktivitas di tengah ketidakpastian cuaca.
SNI ini mencakup 10 parameter iklim utama yang diamati secara sistematis, baik menggunakan alat manual maupun otomatis. Setiap pengamatan memiliki prosedur baku mulai dari pengumpulan, pengolahan, hingga penyimpanan data agar hasilnya konsisten dan dapat dipertanggungjawabkan. Standar ini disusun bersama BMKG dan telah ditetapkan Badan Standarisasi Nasional pada 2025 sebagai respons terhadap kebutuhan adaptasi pertanian terhadap perubahan iklim yang semakin kompleks.
Dengan dipandu oleh Dwima Daru Alam dalam sesi diskusi, peserta mengungkap tantangan di lapangan seperti minimnya alat pengamatan iklim di tingkat desa, kesulitan mengakses data yang mudah dipahami petani, serta kebutuhan pelatihan praktis. Banyak petani masih mengandalkan perkiraan cuaca dari pengamatan alam tanpa dukungan data ilmiah, sehingga sering mengalami gagal tanam karena banjir dan kekeringan atau serangan hama.
Sebagai solusi, BRMP Agroklimat juga menjelaskan aplikasi "Siap Tanam" yang memberikan rekomendasi waktu tanam berbasis data iklim aktual serta kebutuhan air tanaman. Pihaknya juga siap mendukung melalui bimbingan teknis hingga ke desa-desa. Dengan kolaborasi semua pihak, diharapkan data iklim terstandar dapat menjadi fondasi kuat bagi ketahanan pangan nasional di tengah tantangan perubahan iklim.